Home / Berita / Seminar Nasional “Sinergi Pengembangan Pendidikan Vokasi di Era Masyarakat Ekonomi Asean” di P4TK BOE Malang

Seminar Nasional “Sinergi Pengembangan Pendidikan Vokasi di Era Masyarakat Ekonomi Asean” di P4TK BOE Malang

Bertempat di Aula P4TK BOE Malang, Jawa Timur, pada hari Sabtu 6 Mei 2017 diadakan Seminar Internasional dengan tema “Sinergi Pengembangan Pendidikan Vokasi di Masyarakat Ekonomi Asean”. Adapun pembicaranya adalah Prof. Dr. Waras Kamdi, M. Pd., Guru Besar Universitas Negeri Malang, Drs. H. Mustaghfirin, M. B. A., Direktur PSMK Kemendikbud dan Joko Sutopo, S. T., M. M. Plant Director PT. Schneider Indonesia. Peserta kegiatan ini sebanyak 427 peserta dari 11 provinsi di Indonesia. Peserta terdiri dari seluruh bapak ibu guru peserta keahlian ganda di P4TK BOE Malang dan di PB Se-Malang Raya serta Mahasiswa Pascasarjana S3 Universitas Negeri Malang.

Adapun fasilitas yang menjadi penunjang dalam seminar ini adalah Majalah Skill dan Teknologi; Jurnal Teknologi dan Informasi P4TK BOE dan handout materi seminar.

Tepat pukul 9.30 WIB acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan doa pembukaan oleh Drs. Burhanudin guru dari SMKN 4 Malang. Selanjutnya Dr. Sumarno selaku Kepala Pusat P4TK BOE memberikan sambutannya sekaligus membuka secara resmi acara tersebut. Beliau menyampaikan terimaksih yang sebesar-besarnya atas partisipasi seluruh peserta pada kegiatan seminar tersebut. Selanjutnya Dr. Sumarno menyampaikan adanya perubahan pemateri yang sebelumnya diagendakan Drs. H. Mustaghfirin, M. B. A., Direktur PSMK Kemendikbud dikarena berhalangan hadir sehingga diwaklili oleh Sulistiyo Mukti Mulyono, S. E., M. B. A. bidang Penyelaras sekolah kejuruan dengan dunia industri dan tim revitalisasi SMK dari PSMK Kemendikbud.

Dr. Sumarno dalam sambutannya menyampaikan latar belakang diambil tema “Sinergi Pengembangan Pendidikan Vokasi di Masyarakat Ekonomi Asean” adalah sebagai tindak lanjut dari Inpres no. 9/ 2016 tentang Revitalisasi SMK sebagai program Nawacita Presiden Jokowi untuk meningkatkan daya saing lulusan SMK melalui peningkatan skill dan kemandirian dalam menghadapi MEA. Tantangan dalam upaya untuk peningkatan skill lulsan SMK adalah hanya terdapat 22% guru produktif dan selebihnya adalah guru normatif dan adaptif. Tantangan tersebut dijawab dengan diselenggarakannya Guru Keahlian Ganda dengan target pemenuhan guru produktif sebanyak 12.741 dari seluruh Indonesia.

Acara selanjutnya yaitu pemaparan materi dari narasumber yang dipandu oleh moderator Muhammad Syarif, S. Pd., M. T. Pemaparan materi sesi 1 adalah Sulistiyo Mukti Mulyono, S. E., M. B. A. dan sesi 2 yaitu Joko Sutopo, S. T., M. M. Masing-masing pemateri diberi kesempata 30 menit dan selanjutnya adalah sesi tanya jawab. Acara selanjutnya Sesi 3 setelah istirahat adalah pemaparan materi oleh Prof. Dr. Waras Kamdi, M. Pd., selama 45 menit dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Tepat pukul 15.30 WIB acara telah selesai dan ditutup dengan pembagian sertifikat oleh panitia. Adapun penjabaran materi dari ketiga narasumber akan diulas pada tulisan terpisah. Semoga bermanfaat.

Salam,

Irfan F. Wibisono

About adminsmk2

Check Also

SMKN 2 KURIPAN Bekerjasama DU/DI melaksanakan UKK 2018

Kuripan (7/3/18) – Penilaian Keterampilan Peserta didik yaitu Uji Kompetensi Keahlian (UKK) adalah bagian dari …