Home / Artikel / Museum Angkut – Batu, Pesona Klasik yang Tak Lekang oleh Waktu

Museum Angkut – Batu, Pesona Klasik yang Tak Lekang oleh Waktu

Melanjutkan artikel tematik kunjungan industri (KI) dalam program keahlian ganda sesi 1, kali ini akan melaporkan liputan saat berkunjung ke Museum Angkut – Batu, Malang, Jawa Timur. Pada KI sesi 1 hari Kamis, 6 April 2017 setelah dari Yayasan Rinjani dan Bengkel U mum Mobil, rombongan melanjutkan perjalanan ke alun-alun kota Batu untuk singgah sebentar makan siang sambil menikmati suasana alun-alun dan sholat zuhur di Masjid Agung An Nuur.

Selanjutnya rombongan menuju Museum Angkut yang jaraknya tidak jauh dari alun-alun. Bagi setiap pengunjung yang masuk dikenakan biaya retribusi sebesar Rp 75.000 (hari kerja) dan terdapat biaya tambahan sebesar Rp 30.000 bagi yang akan mengabadikan koleksi museum menggunakan kamera professional DSLR dan sejenisnya, sedangkan untuk kamera HP – Smartphone tidak dipungut biaya.
Saat memasuki pintu utama Hall, ruangan yang lega dipadu tatanan koleksi museum yang ciamik membuat pengunjung leluasa menikmati setiap detai koleksi yang disajikan. Sebelum memasuki ruangan museum lebih dalam, perlu diketahui museum angkut batu memiliki beberapa bagian koleksi dan diurutkan berdasarkan jalurnya yaitu:


1. Hall
2. Zona Pecinan
3. Zona Batavia
4. Gensgter Town
5. Zona Eropa
6. Istana Buckingham
7. Las Vegas
8. Hollywood
9. Pasar Apung
Baiklah nampaknya tak banyak yang bisa kami ceritakan melalui tulisan namun akan kami ceritakan melalui mega gallery foto – foto yang telah kami abadikan.

Pada bagian Hall beberapa koleksi dimulai dari alat transportasi yang paling sederhana yaitu sepeda kayuh, hingga angkutan roda 4 baik berpenggerak hewan maupun mesin bakar (mobil) dan mesin jet pesawat.

Beranjak dari Hall, selanjutnya menuju Zona Pecinan, zona ini out door dan didesain sedemikian rupa sehingga nampak hiasan dan bangunan khas negeri tirai bambu yang menawan.

Selanjutnya Zona Batavia, zona ibu kota tempo dulu kala, memanfaatkan area out door sisi-sisi bangunan didekorasi dengan apik khas zaman awal kemerdekaan dan kemdaraan-kendaraanya.

Gensgter Town, zona outdoor ini mengambil potret sisi kelam Amerika yang dipenuhi gengster seperti pada film-filmnya.


Seanjutnya memasuki indoor, Zona Eropa, dimana ditampilkan koleksi mobil-mobil buatan Eropa.


Pada zona Las Vegas dan Hollywood menampilkan koleksi-koleksi American Muscle

Bagian terakhir yaitu Pasar Apung dengan miniatur bangunan dan makanan khas daerah di Indonesia

Demikian liputan singkat hasil KI di Museum Angkut – Batu, Malang, Jawa Timur dalam program Keahlian Ganda IN-1.

Semoga Bermanfaat.

Salam,

Irfan F. WIbisono

About adminsmk2

Check Also

IMPLEMENTASI KEGIATAN LITERASI DI SEKOLAH

Saat ini, kegiatan di sekolah ditengarai belum optimal mengembangkan kemampuan literasi warga sekolah, khususnya guru …